h1

Menjadi Seorang Worship Leader Yang Baik Dan Benar

20 April 2010

Ada beberapa kriteria untuk menjadi seorang WL yang baik dan benar.

Di sini saya akan membahas seputar yang saya tahu.

1. Ucapan

Seorang WL harus mempunyai perbendaharaan kata yang luas. Jadi tidak mengulang-ngulang kata yang sama.

Contoh: “Haleluya”, “Siapa yang percaya…..”, “Mari kita…..”, Dll.

2. Eye Contact

seorang WL harus sering melakukan kontak dengan pemusik, singer, dan mungkin beberapa pelayan Tuhan lainnya untuk memberitahu sesuatu.

3.  Tidak FALS

Ini adalah hal yang MUTLAK yang harus dimiliki oleh seorang WL.

4. Penguasaan lagu.

Jangan menyanyikan lagu hanya kar’na trend. Banyak WL yang menyanyikan lagu hanya kar’na lagunya “enak” dan lagi trend dikalangan gereja, sedangkan dia ngga hapal ama lagunya. Hasilnya?? Uuancurrr…..

5. Perhatikan Jemaat

Ada tipe WL yang hobi mengulang-ngulang lagu sampai berlebihan. Misalkan nyanyi lagu “S’perti Rusa Rindu Sungai-Mu”. Kar’na WL nya merasa suasana ibadah “Belom Ngangkat” sang WL pun mengulang-ngulang lagu hingga 4-5 kali. Hasilnya, jemaat yang udah bete, tambah bete. Plis deh ya?! Lagian apa yang mau diangkat coba?! Betul betul betul??? Lebih baik tingkatkan kualitas bernyanyi daripada perbanyak Ulang lagu.

6. Hand Signal

Jangan suka telat kasi kode ke Pemusik dan singer. Ini hal yang paling sering terjadi. Apalagi kalo WL nya lagi KEASIKAN nyanyi. Ampun dah.

7. Kerohanian

Seorang WL diibaratkan sebagai seorang Jendral yang memimpin peperangan. Jadi jangan sampai kerohaniannya kurang. Example, Saat Teduh, Berdoa (doa umum, doa khusus, doa pribadi).

8. Porsi

Seorang WL jangan berlebihan dalam memimpin pujian. Misalkan anda adalah orang yang agak mudah cape, yahh jangan kebanyakan jingkrak-jingkrakan tar abis napasnya. Kalo anda orang yang mudah haus, jangan pilih lagu terlalu banyak. Kalo anda mudah Nervous, jangan bodoh untuk coba-coba memimpin pujian dalam skala besar. Itu bukan menguji keberanian, tapi mencobai Tuhan (kecuali dalam kasus tertentu).

9. Sistemasi

Beda gereja, beda peraturan. Jangan jangan pernah menJUDGE gereha orang lain atau gereja sendiri apabila dirasa ada yang kurang dalam perIBADAHan. Ikutilah aliran dimana gereja anda berada.

10. Waktu

Memang betul Tuhan tidak dibatasi ruang dan waktu. Tapiiii… manusia kan dibatasi. Kar’na itu pikirkan juga berapa lama anda akan memimpin pujian. Jangan kebablasan.

Satu komentar

  1. Wah masukannya bagus neh.
    Thx yah



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: